KPK Dalami Masalah Century

Komisi Pemberantasan Korupsi masih memperdalam soal merger dan pembentukan awal Bank Century. Komisi menduga ada sedikit masalah dalam pembentukan awal Century.

“Kami masih mempelajari itu (proses merger), tapi yang jelas itu ada satu masalah yang timbul sejak awal,” ujar Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan, Bibit Samad Rianto, usai peluncuran bukunya yang berjudul “Corruptors Go To The Hell” di Hotel Sultan, Rabu malam (16/12).

Menurut Bibit, permasalahan awal itulah yang kemudian membawa masalah berikutnya dalam kegiatan Bank Century. “Kemudian ada kurang likuiditas, bukan karena dia punya utang baru, tapi karena dia memiliki masalah awal itulah yang tidak diselesaikan segera,” ujar Bibit. Sayangnya Bibit enggan menyebutkan apa masalah awal itu.

KPK sendiri, tambah Bibit, sudah sepakat bahwa uang Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) adalah uang negara. Pertimbangan uang LPS adalah uang negara, karena unsur uang yang mereka kelola.

“Kalau mereka (LPS) kehabisan duit, mereka akan lapor ke DPR minta tambahan duit, iya melalui APBN, tapi harus izin DPR ya,” ujar Bibit.

Menurut Bibit, unsur dana yang dimiliki LPS juga bisa dianalogikan sebagai uang negara, meskipun sudah dipisahkan dari uang negara.

Bibit menganalogikannya dengan kasus aliran dana YPPI. Meskipun sempat dinyatakan bahwa dana YPPI dipisahkan dari uang negara, namun pelaku yang terlibat kasus itu tetap dihukum. “Kan YPPI juga dipisahkan keuangannya, namun kan pelakunya tetap dihukum,” ujar Bibit. [Tempointeraktif]

Tinggalkan komentar

Filed under Corruption

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s