Rilis Amnesti International Mendapat Protes Hamas

Amnesti International, hari Kamis, menyatakan bahwa pasukan Israel telah melakukan kejahatan perang. Sementara itu Rezim Zionis mengklaim bahwa kellompok-kelompok pejuang Palestina telah menggunakan anak-anak sebagai perisai manusia pada waktu serangan mereka di Jalur Gaza. 

Kelompok HAM yang bermarkas di London, menuduh Gerakan Perjuangan Islam Palestina (Hamas) melakukan kejahatan perang. Akan tetapi kelompok ini tidak menemukan bukti bahwa gerakan perjuangan Islam ini menggunakan warga sipil sebagai perisai menusia dalam serangan 22 hari Israel yang dilancarkan 28 Desember. Demikian dilaporkan Kantor Berita AFP.

Amnesti Internasional juga mengulangi seruannya akan embargo senjata internasional terhadap Israel. Disebutkannya, “Banyak penghancuran yang tidak beralasan. Kehancuran seringkali diakibatkan serangan langsung terhadap obyek warga sipil.”

Press TV mengutip laporan Amnesti Internasional yang dirilis hari Kamis, menuding tentara Israel melakukan pembantaian massal dan pengrusakan rumah-rumah penduduk Palestina.

Amnesti Internasional mengatakan tidak dapat mendukung pernyataan Israel bahwa Hamas menggunakan perisai manusia. Disebutkannya, organisasi ini tidak menemukan bukti pejuang Palestina mengatur warga sipil untuk melindungi tujuan militer dari serangan, memaksa mereka untuk tinggal di dalam bangunan yang digunakan oleh gerilyawan. Lebih dari 1.400 warga Palestina, termasuk 300 anak gugur syahid dan ribuan lainnya terluka dalam perang 22 hari di Jalur Gaza.

Sementara itu, Gerakan Perjuangan Islam Palestina Hamas menilai tidak adilnya laporan Amnesti Internasional. Demikian dilaporkan Kantor Berita Jerman, DPA, Jubir Hamas, Sami Abu Zuhri mengkitik laporan Amnesti Internasional yang dirilis hari Kamis. Dikatakannya, “Dalam laporan tersebut, kejahatan Israel dalam agresi besar-besaran ke Gaza berkurang.” Abu Zuhri juga mengkritik sikap Amnesiti Internasional yang mengecam serangan balasan para pejuang Palestina ke Israel. Dikatakannya, sikap itu sama halnya dengan menyetarakan korban kedua pihak. Padahal lebih dari 1350 warga Palestina di Gaza gugur syahid akibat brutalitas Israel. [irib.ir].

Tinggalkan komentar

Filed under Human Right

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s