Tersebar SMS Anti-Ahmadinejad, Rahbar Bersikap

Hari ini (Jumat, 12/6), rakyat Iran menggelar pesta demokrasi guna memilih presiden mendatang. Berdasarkan data yang ada, sekitar 46 juta warga Iran memenuhi syarat untuk ikut serta dalam pemilu kali ini. Tempat pemungutan suara ( TPS) disebar di penjuru Iran, khususnya di masjid-masjid. Diperkirakan partisipasi rakyat dalam pemilu kali ini menembus angka rekor dibandingkan tingkat partisipasi pemilu-pemilu sebelumnya, menyusul persaingan ketat antara empat kandidat presiden, Mahmoud Ahmadinejad, Mir Hossein Mousavi, Mahdi Karoubi dan Mouhsen Rezai.

Dalam polling terakhir, 61,5 persen mendukung Ahmadinejad, sedangkan 29, 4 persen mendukung Mousavi. Adapun Karoubi hanya mendapatkan dukungan 6,9 persen dan Muhsein Rezai meraih dukungan 2,1 persen. Polling itu digelar oleh Lembaga Riset Iran dengan melibatkan 15.436 warga Iran di pelbagai penjuru kota dari tanggal 9 hingga 10 Juni.

Diperkirakan pula, Ahmadinejad akan unggul dalam putaran pertama. Hal itu bisa dilihat dari dukungan kepada Ahmadinejad yang terus mengalir dalam beberapa hari terakhir ini. Dua hari sebelum pemilu, lautan manusia kembali memadati jalan-jalan sekitar kampus Universitas Sharief Tehran, tempat Ahmadinejad berbicara. Lautan manusia itu hampir menyerupai demonstrasi damai 22 Bahman atau demonstrasi tahunan rakyat Iran dalam memperingati kemenangan Revolusi Islam Iran. Dalam pidatonya di Universitas Sharief, Ahmadinejad mengatakan,”Dalam kampanye pemilu, para kandidat pada umumnya menyampaikan program sehingga masyarakat dapat memilih berdasarkan selera mereka. Namun kampanye pemilu kali ini dikejutkan dengan serangkaian langkah destruktif terhadap pemerintah dan rakyat yang belum pernah terjadi sebelumnya di negeri ini.” Bahkan Ahmadinejad menyebut langkah rival-rivalnya sebagai serangan ala Hitler terhadap dirinya.

Sementara itu, rival-rival Ahmadinejad kembali memunculkan trik konspiratif yang menyudutkan Ahmadinejad, beberapa jam sebelum digelarnya pemilu presiden. Trik konspiratif itu adalah menyebarkan SMS yang isinya menyebutkan jawaban Rahbar terhadap surat terbuka Rafsanjani. Pada intinya, sms itu berisikan pernyataan Rahbar yang menyesalkan sikap Ahmadinejad dalam kampanyenya yang dinilai cenderung menyudutkan rival-rivalnya.

Melihat fenomena yang bisa mengganggu iklim sehat pelaksanaan pemilu presiden kesepuluh, Kantor Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran atau Rahbar menepis fitnah melalui SMS dan menyatakan bahwa Rahbar hingga kini, belum memberikan jawaban tertulis maupun verbal kepada Rafsanjani. Bahkan Rahbar sendiri saat memberikan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) menegaskan kembali bahwa SMS yang dikaitkan dengan dirinya itu tidaklah benar. Lebih dari itu, televisi-televisi nasional Iran juga mengumumkan bahwa SMS yang dihubungkan dengan Rahbar itu tidaklah benar. Reaksi terhadap fitnah via SMS langsung disikapi Rahbar karena dikhawatirkan fitnah semacam itu akan mengancam iklim sehat pemilu saat ini.
Sebelumnya, Rahbar dalam acara peringatan tahunan wafat (haul) Imam Khomeini ra, menyatakan bahwa dirinya tak akan mengungkapkan dukungannya terhadap kandidat tertentu kepada siapapun, karena itu adalah hak setiap warga Iran.

Trik konspiratif via sms itu sengaja disebarkan setelah Ketua Dewan Ahli Kepemimpinan, Hashemi Rafsanjani, bertemu dengan Rahbar, kemarin. Padahal itu adalah pertemuan rutin Rahbar dengan Dewan Ahli Kepemimpinan. Namun berita pertemuan itu dipelintirkan sedemikian rupa untuk menyudutkan kandidat tertentu.

Rahbar adalah sebutan akrab bagi Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran, Ayatollah Al-Udzma Sayid Ali Khamenei. Selain itu, Rahbar adalah istilah lain dari Wali Faqih. Dalam sistem Iran, Rahbar merupakan kedudukan tertinggi di negara ini. Bahkan presiden negara ini sebelum menjalankan tugasnya harus mendapat restu dari Rahbar. Untuk itu, Rahbar dalam segala pemilu dituntut bersikap bijak dan tidak berpihak kepada kelompok tertentu. Sebab, hal itu akan merusak iklim pemilu yang diselenggarakan negara ini. Sangatlah wajar, bila fitnah yang dikaitkan dengan dirinya langsung ditanggapi Rahbar. [Alireza Alatas, islam_alternatif@yahoogroups.com].

Tinggalkan komentar

Filed under News, Politic

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s