Keresahan Akan Beban Utang AS

Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengajukan anggaran belanja sebesar 2,7 trilyun dollar euro. Rekor04124884_100 anggaran ini tak urung mencemaskan kalangan parlemen akan beban utang AS yang semakin membengkak.

Senator Amerika Serikat, Kent Conrad kadangkala merasa pening, bila memikirkan keuangan negaranya dan nasib generasi penerus. „Perspektif masa depan AS dengan beban utang yang besar itu sangat meresahkan,“ tambahnya.

Sebagai anggota Partai Demokrat Kent Conrad berdiri di belakang rancangan anggaran presiden AS, Barack Obama. Namun sebagai ketua komisi anggaran di Senat AS, ia mengetahui lebih rinci nilai keuangan itu, ketimbang presiden AS itu: „Selama masa pemerintah George W. Bush, utang negara telah mengganda. Dan kini AS menghadapi situasi perekonomian tersulit semenjak akhir perang dunia kedua. Hal ini akan menjadi ancaman beban utang baru yang lebih besar.”

Bagi presiden AS, Barack Obama, peringatan dari rekan-rekan separtai yang berpengaruh itu merupakan pertanda. Ia bergegas ke Kongres untuk berbicara dengan para pengritiknya di kalangan kubu Demokrat. Mereka semua cemas, bahwa AS akan terhempas oleh tsunami utang.

Sebab-sebab kecemasan itu adalah: Dulu mantan presiden Bush berutang untuk membiayai perang Irak dan Afghanistan dan pada saat yang bersamaan memangkas pajak orang-orang kaya, hal mana yang tidak pernah berani dilakukan oleh presiden sebelumnya selama menjalankan perang. Kini, penerusnya yaitu Barack Obama terpaksa membagikan dana penyelamatan hingga milyaran dollar. Paket penyelamatan dikucurkan keseluruhannya untuk industri otomotif, perbankan, perusahaan asuransi dan kartu kredit serta pemilik rumah yang tak mampu membayar hipoteknya.

“Menyelamatkan keadaan dengan jalan pinjaman ini tidak akan berhasil. Pemerintah AS tidak bisa terus-menerus memperbesar pinjaman setiap tahunnya, China, Jepang dan Eropa bukanlah pemberi pinjaman abadi bagi peminjam dana super besar seperti AS.” Demikian peringatan yang disampaikan oleh jurnalis dari Wall Street David Wessel, di televisi PBS.

Sudah nyaris 500 milyar dollar AS dana yang dipinjam oleh Amerika Serikat untuk triwulan pertama tahun 2009. Terutama dari China, yang agak waswas menghadapi kemampuan AS dalam pembayaran utang. Gubernur Bank Sentral mengusulkan, agar pembayaran diambil dari dana cadangan mandiri AS. Karena bagi para pemberi donor jelas: bahwa beban utang AS akan semakin membengkak. Meski sudah ada peringatan dari Partai Demokrat.

“Kita mencoba untuk tetap menjaga prororitas kunci Obama.”Demikian ujar Senator Demokrat, Kent Conrad usai berbicara dengan Obama. Tahun ini AS mengalami defisit anggaran satu trilyunan dollar AS dan akan bertambah lagi 1 trilyun juga pada tahun depan. Pernyataan Obama bahwa nilai pinjaman baru pada akhir masa jabatannnya yang pertama ini akan berkurang setengahnya, mungkin akan sulit diwujudkan.[ap].

Tinggalkan komentar

Filed under Economy, News

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s