Ahmadinejad: Masa Depan Pasti Bukan Milik Amerika dan Inggris

Presiden Republik Islam Iran Mahmoud _44599054_afp226bodyneckAhmadinejad menyebut apa yang terjadi di Gaza menjadi ujian besar bagi masyarakat internasional. Ahmadinejad hari Kamis (15/01) dalam konferensi persnya bersama wartawan dalam dan luar negeri di Tehran mengisyaratkan perlunya dibentuk front baru dunia dalam menghadapi tragedi kemanusiaan di Gaza. Ahmadinejad menekankan bahwa kini Gaza menjadi ujian besar bagi seluruh umat manusia.

Seraya mengingatkan kembali kekalahan Rezim Zionis Israel dalam Perang 33 Hari di Lebanon Mahmoud Ahmadinejad menjelaskan, politik kekuatan-kekuatan Barat pada tahap awal ingin menguasai Timur Tengah dan Palestina sebagai pendahuluan dan pada tahap selanjutnya mereka akan menguasai seluruh kawasan bahkan dunia, namun setiap kali berusaha, mereka terus dihinggapi kekalahan.

Presiden Republik Islam Iran menyebut sistem politik dan keamanan yang mengatur dunia saat ini sudah tidak efektif lagi dan itu terbukti dalam krisis Gaza. Ditambahkannya, Dewan Keamanan PBB yang didirikan dengan tujuan menjamin keamanan dunia dan mencegahnya terulangnya perang hanya akan beraksi dan merasa ada bahaya ketika menyaksikan kekalahan Rezim Zionis Israel.

Ahmadinejad menilai Gaza sebagai ujian bagi slogan demokrasi, kebebasan, hak asasi manusia dan mereka yang konsekwen akan slogan-slogan ini. Dalam krisis Gaza terbongkar segalanya bahwa semua slogan ini dibangun atas dasar kebohongan, kolonialisme dan untuk menjarah sumber-sumber kekayaan negara-negara lain. Menurutnya, kesadaran bangsa-bangsa di dunia muncul akibat krisis Gaza. Ahmadinejad menambahkan, bangsa-bangsa di dunia telah mengetahui bahwa keamanan yang berkelanjutan, keadilan, perdamaian dan persaudaraan hanya dapat tercipta lewat persatuan bangsa-bangsa dan berdiri kokoh di hadapan ketamakan kekuatan-kekuatan besar. Harapan akan kinerja lembaga-lembaga internasional seperti HAM, Dewan Keamanan PBB kini telah berubah menjadi keputusasaan.

Ahmadinejad memuji negra-negara yang memutuskan hubungannya dengan Rezim Zionis Israel dan menambahkan, pemutusan hubungan dengan Zionis Israel, khususnya negara-negara Timur Tengah; Arab dan Islam merupakan penantian paling minim dari masyarakat terhadap negara-negara ini. Kepada para pendukung Rezim Zionis Israel, khususnya Amerika dan Inggris Ahmadinejad memperingatkan bahwa bangsa-bangsa akan mencatat semua kejahatan ini. Mereka tidak akan pernah melupakan kebisuan dan ketidakpedulian, akar dan faktor asli segala kejahatan ini.

Sembari mengisyaratkan kesadaran bangsa-bangsa di dunia Ahmadinejad menegaskan, tidak lama lagi para pendukung Zionis Israel seperti Amerika dan sekutunya akan diseret ke pengadilan dan masa depan pasti bukan milik Amerika dan Inggris. Karena seruan melawan kezaliman dan tuntutan keadilan telah bangkit di seluruh dunia. [irib]

Tinggalkan komentar

Filed under Civilization, Conflict, Human Right, Law, News, Politic, Security, Supremasi Hukum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s