Biaya Konstruksi Properti Turun 25 Persen

JAKARTA – Penurunan harga komoditas dunia dalam dua bulan terakhir menodorong jatuhnya harga material, seperti baja dan besi. Hal ini memicu turunnya biaya konstruksi proyek properti sekitar 20 hingga 25 persen.
“Saat ini harga material konstruksi sudah turun. Saya rasa dalam waktu dekat akan ada koreksi dari jatuhnya komoditas,” ujar Chief Executive Officer St. Moritz Penthouses and Residences Michael Riady, Sabtu (25/10).
Ia melihat kondisi krisis keuangan global justru menjadi kesempatan baik bagi pertumbuhan industri properti lokal. Karena investor pasar modal mulai beralih untuk mencari instrumen investasi lain dalam rangka mendiversifikasi portofolionya. “Salah satu instrumennya adalah properti,” katanya.
Untuk proyek yang saat ini sedang dikerjakannya, St. Moritz, Michael mengatakan saat ini tidak memiliki kesulitan biaya pembangunan. Perusahaan menggunakan dana pre sale atau penjualan awal untuk membiayai konstruksi apartemen 65 lantai tersebut. Saat ini lebih dari 80 persen unit apartemen telah terjual.
Besarnya minat para masyarakat kelas menengah atas membeli apartemen ini, membuat nilai jualnya naik. Padai April 2008 harga penjualan hanya Rp 12 juta per meter, sekarang sudah mencapai Rp 13,5 juta per meter. Perusahaan juga berencana melakukan roadshow ke Surabaya untuk menjual unit apartemen yang tersisa. [Tempo Interaktif].

Tinggalkan komentar

Filed under Economy, News

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s