Warna-warni Berani Pendatang Baru di Indonesia

JAKARTA – Kabar gemarnya orang berkantong tebal di Jakarta berbelanja benar-benar sudah terembus ke berbagai negara dunia. Satu per satu butik-butik kelas atas mengibarkan bendera di Ibu Kota. Ada yang muncul dalam butik kecil tapi mewah hingga arena belanja besar yang tentunya juga gemerlap. Di antara sederet nama-nama internasional itu ada beberapa yang dari Inggris. Siapa yang tak kenal dengan label Zara, GAP, atau Banana Republic? Untuk bisa menengok koleksi terbaru mereka, Anda tak perlu terbang ke Singapura atau negara asal koleksi tersebut, cukup meluncur diantar sopir pribadi atau naik taksi. Mudah, kan?

Baru-baru ini ada satu pendatang lagi yang menambah daftar butik asal Inggris, yakni Dorothy Perkins. Memilih lokasi di Grand Indonesia Shopping Town, Sky Bridge Level 1, arena belanja ini menjadi pilihan baru bagi para fashionista yang hobi menjajal merek ternama dunia. Meski area butik tidak terlalu luas, yakni sekitar 200 meter persegi, dengan penataan rapi serta pencahayaan yang benderang, butik terlihat cukup luas.

Pengunjung yang melintas di Skybridge Level 1 Grand Indonesia akan melihat logonya dengan jelas. Nilai dasar yang dianut Dorothy Perkins, value for money, membuat arena ini seolah-olah mengundang pengunjung untuk mampir. Group Head of Investor Relations PT Mitra Adiperkasa Tbk Ratih D. Gianda mengatakan dibukanya butik Dorothy Perkins di Jakarta diharapkan dapat memenuhi harapan kaum fashionista di Ibu Kota. “Terlebih dengan koleksi-koleksinya yang dapat dikenakan oleh semua pencinta fashion,” katanya.

Koleksi busana di butik ini terdiri atas beberapa jenis, dari basic shirt hingga busana formal. Yang membedakannya dengan koleksi butik lain adalah warna-warnanya yang lebih berani. “Dorothy Perkins memberi suasana baru di dunia fashion Indonesia,” ujar Ratih.

Dorothy Perkins pertama kali hadir di London 90 tahun lalu, dengan menyajikan merek busana berkualitas terbaik yang mencerminkan kepribadian wanita di segala usia. Bukan hanya itu, koleksi busana di butik ini cocok untuk setiap gaya hidup dengan karakter individu yang berbeda-beda, terutama kaum Hawa berusia 25-45 tahun.

Butik yang merupakan afiliasi dari grup Arcadia ini telah memiliki hampir 600 toko di Inggris dan 50 negara lain. Dengan kualitas dan harga kompetitif, koleksi Dorothy Perkins selalu menjadi incaran para wanita berusia awal 30 tahun, baik pekerja maupun ibu rumah tangga, yang menjaga penampilannya tetap prima.

Untuk musim gugur/dingin 2008, Dorothy Perkins memunculkan karya-karya bertema gothic glamour. Tema yang dipengaruhi oleh cerita punk ini mengangkat detail menonjol seperti pada retsluiting dan ruffles. Warna-warna berani yang mendominasi desain itu adalah lipstic pinks, vampish purple, dan dramatic black. Ada pula koleksi pencil skirt dengan potongan unik yang dapat menjadi pilihan bagi Anda yang ingin penampilan berubah drastis.

Setelah puas menjajal semua koleksi busana, jangan lupa singgah ke sudut butik. Segala perlengkapan yang akan mempercantik busana tersaji di tempat itu. Ada sepatu, tas, dan aksesori. Nah, Anda siap menambah koleksi baru dengan variasi busana teranyar? [Tempo Interaktif]

Tinggalkan komentar

Filed under Culture/Civilization, News

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s