Notulen Rapat BIN Bisa Bongkar Konspirasi Muchdi

JAKARTA – Polisi didesak mencari buku catatan hasil rapat jajaran petinggi Badan Intelijen Nasional (BIN) dalam merancang pembunuhan aktivis HAM Munir. Sebab, buku catatan tersebut akan mengungkap semua pihak yang terlibat dalam konspirasi, selain keterlibatan Deputi V Badan Intelijen Negara (BIN) Muchdi Purwopranjono yang saat ini ditahan di Bareskrim Mabes Polri.

“Ini titik awal dari kasus Munir. Untuk itu, konspirasi ini harus dibongkar. Menurut saya konspirasi pembunuhan merupakan hasil rapat dan keputusan bersama, notulennya ada. Kalau bisa polisi meminta notulen rapat ke Nurhadi yang saat ini menjadi duta besar Kongo,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi Partai Keadilan sejahtera Soeripto saat berbincang dengan okezone di Jakarta, Jumat (20/6/2008).

Soeripto yang juga mantan anggota BIN ini mensinyalir petinggi BIN saat itu merupakan pihak yang terlibat dalam konspirasi ini. Namun, dirinya enggan memastikan pihak yang paling bertanggungjawab.

“Yang memimpin rapat biasanya kalau tidak Kepala BIN atau Wakil Kepala BIN. Konspirasi semacam ini, wakil belum berani memutuskan, biasanya Kepala BIN yang bisa mengambil keputusan besar,” tuturnya.

Lebih lanjut, dia juga mensinyalir pembunuhan Munir ada kaitannya dengan penangkapan mahasiswa yang dilakukan pemerintahan era Soeharto. “Pembunuhan Munir berkaitan terhadap mahasiswa masa orde baru, sebelum Pak Harto tumbang. Penculikan itu terjadi sekitar tahun 1996 sampai 1997,” ungkapnya.

Seperti diketahui keterlibatan Muchdi dalam konspirasi pembunuhan Munir ini mulai terendus melalui kesaksian anggota BIN Budi Santoso dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tertanggal 9 Oktober 2007. Dalam BAP yang dibacakan di persidangan kasus Munir 15 Januari lalu, Budi mengaku menjadi penghubung antara Muchdi dan terpidana kasus Munir, Pollycarpus Budihari Priyanto. [okezone]

Tinggalkan komentar

Filed under Human Right, Intelligence, Law, News, Politic, Security

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s