Hari Ini Sidang Penjelasan IAEA Digelar

Setelah laporan terbaru Dirjen Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dipublikasikan, sidang penjelasan lembaga internasional tersebut digelar hari ini (Kamis) di Wina.

Dalam laporan terbaru Elbaradei dinyatakan bahwa agenda nuklir Iran murni untuk kepentingan sipil. Meski demikian, laporan itu masih menyisipkan poin-poin yang isinya mengklaim bahwa Iran belum menjawab semua pertanyaan IAEA. Hal inilah yang membuat media-media massa secara tendensius memanfaatkannya untuk memojokkan Iran.

Pada saat yang sama, Elbaradei dalam laporannya juga menyatakan bahwa AS menghalangi proses kerjasama antara Iran dan IAEA. Dalam melanjutkan langkah-langkah destruktif dan propaganda miring anti Iran, Penasehat Keamanan Nasional AS, Stephen Hadley, kemarin (Rabu) dalam pidatonya di hadapan delegasi dari 80 negara di Konferensi Larangan Perluasan Senjata Nuklir mengulangi klaimnya yang menyatakan bahwa Iran berupaya membuat senjata nuklir. Dikatakannya, Washington dan mitra-mitranya terus menekan Iran melalui cara pengucilan diplomatik, pemberlakuan berbagai sanksi dan peningkatan tekanan ekonomi. Lebih lanjut Hadley menuding Iran sengaja mengulur-ulur waktu. Menurutnya, dengan cara itu, Iran terus bekerja untuk mencapai teknologi nuklir militer.

Pernyataan sentimen atas Iran juga disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Inggris, David Milliband, hari Rabu mengimbau Iran secepatnya menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan IAEA. Sementara itu, Wakil Iran di IAEA, Ali Asghar Soltaniyeh, dalam mereaksi laporan Elbaradei menyatakan bahwa Iran telah menjawab semua pertanyaan IAEA.

Kedutaan Iran di London dalam statemennya yang dirilis kemarin mereaksi laporan terbaru Elbaradei dan menyatakan bahwa tingkat kerjasama Tehran dan IAEA lebih luas dari perjanjian yang ada.

Masih mengenai reaksi atas laporan Elbaradei, sejumlah besar media Barat menanggapi pidato Ketua sementara Parlemen Iran, Ali Larijani. Dalam menanggapi laporan Elbaradei, Larijani mengatakan, “Dalam laporan Elbaradei disisipkan poin-poin infaktual. Parlemen Iran akan menentukan batasan kerjasama Iran dan IAEA, jika langkah semacam ini terus dilanjutkan.” [irib.ir]

Tinggalkan komentar

Filed under News, Politic, Security, Technology

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s