Sekjen Gerakan Perlawanan Islam Lebanon (Hizbullah), Sayyid Hasan Nasrullah, menilai pertukaran tawanan antara Hizbullah dan Rezim Zionisi Israel sebagai kemenangan besar bangsa Lebanon dan negara-negara Arab. Televisi Al-Alam melaporkan, Sayyid Hasan Nasrullah kemarin saat jumpa pers menegaskan, pertukaran tawanan dengan rezim Zionis adalah keberhasilan gemilang Hizbullah, bangsa Lebanon dan negara-negara Islam khususnya negara Arab.
Menyikapi proses perundingan terkait pertukaran tawanan, Sayyid Hasan Nasrullah mengatakan, awalnya Israel menyepakati pembebasan semua tawanan Lebanon kecuali Samir Kantar, namun atas usaha keras Hizbullah, akhirnya Samir Kantar masuk dalam list tawanan yang akan dibebaskan. Sayyid Hasan menepis klaim sejumlah media bahwa proses tersebut berjalan dengan mediator Jerman. Ditegaskannya, Jerman tidak mempunyai peranan dalam proses pertukaran tawanan, namun proses ini berhasil karena mediator Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Sekjen Hizbullah menambahkan, kesepakatan ini meliputi pembebasan tawanan Palestina dan Arab, penyerahan laporan terkait nasib empat diplomat Iran dan pemyerahan 99 jenazah pejuang. Menyinggung masalah wilayah Shabaa yang diduduki Israel, Sayyid Hasan menyatakan, “Pembebasan wilayah ini adalah tujuan kami dan Hizbullah menyambut penyelesaian melalui jalur diplomatik” [irib.ir]

2 tanggapan so far ↓
Adhim Janti Sidoarjo // September 15, 2008 pada 12:19 am
Beliau memang benar-benar pemimpin umat yang tegas dan pemberani hingga musuh-musuhnya takut dengan dia seperti Presiden Mahmoud AHMADINEJAD. Orang seperti inilah yang ditunggu-tunggu umat islam di seluruh dunia untuk memberantas kezholiman dan mengangkat kebenaran
siti // Februari 22, 2009 pada 2:26 am
tetap semangat…