DEDIKASI DIRI

Notulen Rapat BIN Bisa Bongkar Konspirasi Muchdi

Juni 20, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

JAKARTA – Polisi didesak mencari buku catatan hasil rapat jajaran petinggi Badan Intelijen Nasional (BIN) dalam merancang pembunuhan aktivis HAM Munir. Sebab, buku catatan tersebut akan mengungkap semua pihak yang terlibat dalam konspirasi, selain keterlibatan Deputi V Badan Intelijen Negara (BIN) Muchdi Purwopranjono yang saat ini ditahan di Bareskrim Mabes Polri.

“Ini titik awal dari kasus Munir. Untuk itu, konspirasi ini harus dibongkar. Menurut saya konspirasi pembunuhan merupakan hasil rapat dan keputusan bersama, notulennya ada. Kalau bisa polisi meminta notulen rapat ke Nurhadi yang saat ini menjadi duta besar Kongo,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi Partai Keadilan sejahtera Soeripto saat berbincang dengan okezone di Jakarta, Jumat (20/6/2008).

Soeripto yang juga mantan anggota BIN ini mensinyalir petinggi BIN saat itu merupakan pihak yang terlibat dalam konspirasi ini. Namun, dirinya enggan memastikan pihak yang paling bertanggungjawab.

“Yang memimpin rapat biasanya kalau tidak Kepala BIN atau Wakil Kepala BIN. Konspirasi semacam ini, wakil belum berani memutuskan, biasanya Kepala BIN yang bisa mengambil keputusan besar,” tuturnya.

Lebih lanjut, dia juga mensinyalir pembunuhan Munir ada kaitannya dengan penangkapan mahasiswa yang dilakukan pemerintahan era Soeharto. “Pembunuhan Munir berkaitan terhadap mahasiswa masa orde baru, sebelum Pak Harto tumbang. Penculikan itu terjadi sekitar tahun 1996 sampai 1997,” ungkapnya.

Seperti diketahui keterlibatan Muchdi dalam konspirasi pembunuhan Munir ini mulai terendus melalui kesaksian anggota BIN Budi Santoso dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tertanggal 9 Oktober 2007. Dalam BAP yang dibacakan di persidangan kasus Munir 15 Januari lalu, Budi mengaku menjadi penghubung antara Muchdi dan terpidana kasus Munir, Pollycarpus Budihari Priyanto. [okezone]

Kategori: Human Right · Intelligence · Law · News · Politic · Security

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Tinggalkan sebuah Komentar