Beberapa hari lalu, surat kabar Maarif Israel melaporkan, Dinas Inteligen Israel telah membentuk sebuah tim investigasi bernama “Imad Mughniyah” yang akan mengurusi masalah Hizbullah. Diharapkan tim ini bisa menangani semua sepak terjang dan aksi-aksi Hizbulah terhadap Isarel.
Mengenai hal ini, Press TV menulis bahwa seorang wartawan Maarif dari militer Israel berkata: “Dua bulan lalu pasca teror Imad Mughniyah, Dinas Inteligen Israel yakin bahwa Hizbullah tidak akan tinggal diam. Oleh karena itu, tim yang diberi nama Imad Mughniyah yang akan menangani kemungkinan aksi balas dendam Hizbullah ini di bentuk”.
Tim yang di dalamnya terdapat dua wakil pejabat tinggi Israel dari Dinas Inteligen dan Keamanan Isarel itu, berusaha mencium kemungkinan-kemungkinan teror Hizbullah terhadap pejabat tinggi Israel di dalam maupun luar negeri.
Lebih lanjut surat kabar Maarif menulis, Dinas Inteligen Israel yakin dan percaya Hizbulah mampu mengirim mata-mata ke tubuh Dinas Inteligen Israel. Mereka juga yakin, Hizbullah sudah masuk ke dalam dinas intelegen negara-negara kecil dan lemah di kawasan Asia dan Amerika Selatan, bahkan mampu menysupkan mata-mata di Amerika dan Eropa sekaligus. Dan ini pernah dilakukan oleh Hizbullah.
Berdasarkan analisa tim “Imad Mughniyah” , Hizbullah mampu membalas dendam atas teror Imad Mughniyah dan saat ini Hizbullah sedang menuggu kesempatan yang tepat. Oleh karena itu, Israel dan tim yang dibentuk dan sedang dikirim ke penjuru dunia ini berada dalam keadaan bahaya. Bahkan saat ini, tim “Imad Mughniyah ” tengah menganalisa dunia dan membagi dunia menjadi dua bagian: “sangat berbahaya” dan “berbahaya”.
Pada saat yang sama, surat kabar Isarel Jerusalem Post menulis, para pejabat tinggi Kementrian Pertahanan Israel dalam masalah ini sangat khawatir jika Hizbullah membalas kematian Imad Mughinyah melalui pesawat-pesawat tempur tanpa awak ke Israel.
Kekhawatiran Kementrian Pertahanan Israel cukup beralasan, mengingat Iran telah mengirim sekitar 10 pesawat tempur tanpa awak ke Hizbullah. Seperti yang dilaporkan oleh tim ‘Imad Mughniyah”. [Press TV/Islam Muhammadi]

0 responses so far ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.